Untuk kita para pekerja IT yang sering berhubungan dengan user non-IT, terkadang kita harus merubah beberapa istilah teknis yang modern menjadi bahasa yang lebih manusiawi, sehingga kita dan mereka sama-sama mengerti. Efek dari proses manusiawisasi itu terkadang cukup membuat terkekeh-kekeh
Simak saja beberapa istilah berikut ini:
Cemplung: Arti harfiahnya: Masukin nilai ke database
Contoh penggunaan: ‘hasil perhitungan fungsi ini nanti dicemplungin ke tabel master’
Siram: Arti harfiahnya: Masukin data langsung ke database. Mirip dengan cemplung, perbedaannya belum diketahui dengan pasti ![]()
Contoh penggunaan: ‘program entri datanya belum siap yah? Kalo gitu datanya kita siram langsung aja dah’
Tembak: Arti harfiahnya: Merubah data menggunakan perintah SQL (FYI, di environment kerjaku, merubah data secara langsung menggunakan perintah SQL adalah hal tabu yang sebisa mungkin dihindari, karena merusak flow bisnis yang ada)
Contoh penggunaan: ‘Koreksi dari kesalahan perhitungan tadi langsung kita tembak aja ke tabel master’
Naikin/Turunin: Arti harfiahnya: Upload/download data dari server.
Contoh penggunaan: ‘Tolong data pelanggan yang baru dinaikin ke server production yah’
Pantek: Arti harfiahnya: Hard-Coded.
Contoh penggunaan: ‘Khusus untuk kasus ini, Transaction Code-nya kita pantek aja langsung di program’
Gelondongan: Arti harfiahnya: Bulk / Semuanya dikirim sekaligus.
Contoh penggunaan: ‘Histori transaksi hari ini kita kirim gelondongan ke client’
Apa lagi yah.. Nti kalo inget aku updet lagi de postingan ini.
Bagaimana dengan tempat kerjamu
Hajar : mirip dengan tembak.
“Wes hajar ae dari databasenya.”
“Ini skripnya hajar ae yo?”
Atau suatu saat kita yang membuat bahasa planet sehingga seolah2 apa yang kita kerjakan susah, just to buy time.
“Sebentar pak, datanya harus dicrosscheck integritasnya dengan SAP jadi agak lama ini”
maksudnya :
“Data di sini belum diupdate, aku update dulu, tapi agak lama”
Oleh: dnial on Oktober 21, 2008
at 7:02 am
wah, ada juga tho yg lebih
prokemeufemisaneh ketimbang unduh dan unggah.
Oleh: frozen on Oktober 22, 2008
at 11:28 pm
Tapi kalau di ‘bukit timbuktu’, lu bakal berasa maen ke WC UMUM.
Oleh: autisboy on Oktober 29, 2008
at 7:05 pm
Istilahnya ajaib juga ya
Oleh: Snowie on Desember 1, 2008
at 6:07 pm
hahahaha… samah, pake istilah glondongan, hahahahaha… untungnya gak glonggongan ya.. salam kenal bro..
Oleh: origami on Februari 25, 2009
at 9:52 am